loading...
Tak Bisa Bayar Yuran Perubatan,Suami Isteri Terpaksa Bawa Jenazah Anak Naik Motor|Sepasang suami isteri yang bekerja sebagai petani membawa mayat bayi mereka menaiki motor menjadi perhatian natizen sejak semalam di laman media sosial.
Ribuan kongsian mengenai berita tersebut dan menjadi bahan perbincangan di beberapa grup diskusi publik.
Kejadian yang berlaku di bali indonesia,rata rata natizen mengecam tindakan hospital Bali madara-nya yang telah mengabaikan tanggung jawabnya.
Kisahnya bermula saat pasangan suami isteri Wayan Sujana, 45, dan isterinya Wayan Sari, 40, tidak bisa melunasi hutang pembedahan lubang anus bayinya selama 45 hari dengan jumlah hampir 11 juta rupiah.(rm 3,5 ribu)
Wayan Sujana telah membaya sedikit dari jumlah yang ditetapkan,itupun duit yang di pinjamnya dari saudara maranya.Sebagai jaminan pihak hospital telah menahan kartu pengenalan pasangan suami isteri tersebut.
Karena tidak mempu membayar mereka terpaksa membawa mayat anak ketiga mereka yang maut pada 02.07.2016 menaiki motor dari hospital kerumahnya yang memerlukan sekurang kurangnya 3 jam perjalanan.
Bagai manapun berita yang tersebar di media sosial turut menjadi perhatian menteri kesihatan bali dr Ketut Suarjaya,mengangkat bicara pihak hospital tidak seharusnya menutup mata tentang permasalahan biaya yang di alami oleh pasangan suami isteri terbut.
Memang mana mana hospital tidak menyediakan ambulance atau kereta jenazah yang di gunakan secara free,akan tetapi dalam keadaan seperti ini pihak hospital sepatutnya lebih bertoleransi.sambungnya.
Wayan sari ibu bayi sangat merasa terpukul dengan kematian bayi ketiganya setelah menjalani pembedahan lubang anus,dia pun tidak menyangka bahwa kematian putranya menjadi buah mulut orang ramai.
Saat membawa mayatnya pulang ,saya memeluknya dengan erat yang di balut dengan selendang sesekali saya menatap wajahnya ketika menaiki motor katanya pada pemberita 04.07.2016
Wayan sari Juga mengatakan bahwa dia sempat bermimpi aneh sebelum bayinya meninggal,saya bertemu dengan seorang lelaki yang tidak dikenali membawa anak saya pergi dari rumah sakit tersebut,kisahnya.
